Minggu, 21 Juni 2015

WE RAINBOW [KOISHIKUTE]



KOISHIKUTE













Author: baconlu_7
Lenght: oneshoot
Main cast: Kim hyemin [OC]
Byun baekhyun [EXO]
Suport cast: Park enkyeung [OC]
Han ahyoung [OC]
Jeon jungkook [BTS]
Kim taehyung [BTS]
Genre: school life, friend ship, romance, comedy (maybe)
Rating: PG-17
Disclamair: ff ini hanya milik baconlo_7 don’t copy paste

Kim hyemin adalah nama seorang yeoja yang tengah membaca sebuah novel Alice In Wonderland. Yeoja itu terlihat sangat menikmati novel yang ia baca.
‘hyemin....’ teriak seorang namja dengan lantangnya membuat orang-orang yang ada di sekitar hyemin menatapnya aneh. Namja itu mendekati hyemin dengan percaya dirinya. Sedangkan hyemin ia menatap jengah sesosok yang paling ia benci dan tak sukai.
‘saranghae, i love you, koishikute’ ucapnya lantang dan sangat jelas. Namja itu sukses membuat murid-murid yang ada disana mentapnya prihatin dan ada juga yang menatapnya tak suka. Hyemin masih diam, sebenarnya ia sudah malas dan bosan oleh penyataan cinta seorang byun baekhyun. Ya, namja yang menyatakan perasaannya kepada hyemin adalah seorang byun baekhyun, namja idiot yang paling di benci hyemin dan juga murid yang memasuki peringkat ke 1 di atas hyemin. Itulah yang membuat hyemin membenci baekhyun.
‘hyemin terimalah cintaku’ rujuknya dengan wajah yang menurut hyemin sangat menjijikan dan membuatnya ingin muntah. Hyemin memutar bola matanya malas.
‘apa kau tak pernah lelah menyatakan cintanya padaku?’ baekhyun menggeleng cepat. Tak ada rasa bosan baginya karena ini adalah sebuah cinta yang dapat membuatnya senang ataupun sedih.
‘hah...... baiklah jika itu maumu untuk mendapat apayang kau mau kau harus melakukan hal yang paling memalukan dan juga itu harus didepan semua orang’
‘baiklah akan aku lakukan’ baekhyun mulai memlepaskan blazer yang ia kenakan dan pakaian seragam yang ia pakai. Banyak sekali yeoja-yeoja yang ada di sana berteriak histeris berbeda dengan hyemin yang menatapnya seolah-olah dia berkata apa dia sudah gila? Karena baekhyun tengah mempertontonkan tubuhnya yang tak berotot itu.
Setelah melepaskan semua pakaian atasan baekhyun mulai melepaskan bagian bawah tetapi di hentikan oleh hyemin.
‘yak berhenti.....’ teriak hyemin membuat baekhyun menghentikan aksi nekatnya itu. Baekhyun memandang hyemin bingung.
‘oke.... byun baeekhyun aku menerimamu menjadi kekasihku asalkan kau tak melanjutkan aksimu itu’ semua orang termasuk baekhyun tercengang dengan apa yang barusan dikatakan hyemin. Baekhyun menganga tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar.
‘mwo.... benarkah kau mau menerimaku?’ tanya baekhyun dengan tampang polos, ah lebih tepatnya longor. Hyemin mengangguk dan langsung menarik baekhyun menjauh dari orang- orang yang ada disana, ia juga tak lupa mengambil pakaian baekhyun yang berada di tanah.
-
-
-
-
‘pakai bajumu’ ucap hyemin sambil menyerahkan pakaian milik baekhyun ke pemiliknya. Tanpa ragu-ragu lagi baekhyun langsung mengambil pakaiannya dan langsung memakainya.
Setelah baekhyun memakai semua pakaiannya ia langsung memandang hyemin dengan wajah bingung+longor+aneh+++++++ banyak plusnya.
‘kenapa kau baik sekali? Dan kenapa kau mau menerima cintaku?’ hyemin memajukan tubuhnya membuat ia sangat dekat dengan baekhyun. Apakah kalian tahu bagaimana perasaan baekhyun?, dia sangat gugup. Hyemin menghimpit baekhyun di tembok belakang baekhyun, membuat baekhyun harus mengatur detak jantungnya dan kegugupannya.
‘kenapa aku baik itu karena aku memang baik dan kenapa aaku menerima cintamu itu karena aku sangat kasihan dengan namja yang selalu mengejar dan bahkan menguntitku setiap hari. Ingat aku tak pernah mencintaimu dan kita hanya pacaran pura-pura saja kau mengerti’ setelah mengucapkannya hyemin langsung pergi meninggalkan baekhyun yang terdiam membisu. Baekhyun tak pernah menyangka jika hyemin bisa berkata yang tak pernah baekhyun sendiri pikirkan. Mengingat apa yang hyemin ucapkan baekhyun tetawa sendiri seolah itu adalah hal yang terlucu
‘jadi kami hanya pura-pura pacaran?’ baekhyun masih tak percaya jika dia hanya berpura- pura berpacaran dengan yeoja yang sangat ia cintai.

Hyemin merasa bersalah saat mengatakan itu pada baekhyun tadi. Tapi mau bagaimana lagi itu adalah cara yang bagus untuk memberitahu baekhyun jika ia tak pernah menaruh hati. Hyemin masih setia dengan acara melamunya di kelas.
Enkyeung yang duduk disebelah hyemin menatap temanya itu malas. Ia sangat malas jika melihat hyemin melamun setiap hari, entah apa yang sedang dilamunkan yeoja itu.
Enkyeung berdehem, tapi percuma hyemin tak merespon apa yang enkyeung lakukan. Enkyeung lalu mengeraskan dehemannya dan itu juga tak berhasil. Sampai akhirnya enkyeung menubit lengan hyemin dan cara itu cukup berhasil.
‘aw... appooo’ hyemin menatap enkyeung tajam dan dibalas tatapan tajam juga oleh enkyeung.
‘yak kenpa kau mencubitku?’ teriak hyemin sambil mengelus- elus lengan yang merah karena cubitan enkyeung. Enkyeung menggeser kursinya supaya lebih dekat dengan hyemin.
‘ada apa denganmu? Kenapa kau sedari tadi melamun? Apa yang sedang kau lamunkan hah? Cepatlah ceritakan padaku’ pertanyaan enkyeung sukses membuat hyemin harus berfikir sejenak. Enkyeung menatap hyemin penasaran.
‘BYUN BAEKHYUN’ ucapnya tegas. Enkyung berfikir sejenak, entah kenapa otaknya menjadi lola. Setelah mengerti enkyung hanya mengguk mengerti, ia sangat mengerti dengan temannya yang selalu melamunkan seorang namja yang menurutnya itu cute. Enkyeung menatap hyemin aneh membuat hyemin merasa merinding.
‘ada apa dengan baekhyun?’ hyemin membuang nafasnya lesu
‘dia menyatakan cintanya padaku lagi’
‘dan kau menolaknya?’ hyemin menggeleng
‘lalu kau menerimannya?’ hyemin mengaguk, enkyeung menganga tak percaya jika hyemin akan menerima musuhnya sebagai kekasihnya.
‘tapi itu hanya pura- pura dan juga aku sudah menjelaskan kepadanya jika kami hanya berpacaran pura-pura’
‘apa saja yang kau katakan padanya? Dan bagaimana reaksinya?
‘aku mengatakan jika aku tak menyukainya dan juga aku berkata jika ini hanya pura-pura. Untuk reaksinya ia tak bereaksi apa-apa hanya saja ia terlihat terkejud’ jelas hyemin dengan kepala menunduk, ia sangat bersalah mengucapkan itu kepada baekhyun. Enkyeung prihatin dengan temanya itu ingin sekali membantu tamanya itu tapi ia tak tahu harus berbuat apa.
-
-
-
-
Baekhyun mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. entah apa yang namja itu pikirkan tapi itu telah membuat baekhyun kesal. Hampir saja baekhyun menabrak ibu hamil jika ia tak menurunkan kecepatannya.
Baekhyun memasuki sebuah gedung yang cukup megah. Ia memasuki lift dan menekan tombol angka paling besar yang berarti itu lantai yang tertinggi di gedung ini. Saat lift yang ia tumpangi telah menuju tempat yang ia tuju, baekhyun langsung keluar dari lift dan memasuki sebuah ruangan yang cukup luas dan megah. Runagn itu penuh dengan barang-barang yang orang lain tak berharga tapi baginya dan teman-temannya itu adalah barang yang sangat berharga. Di ruangan baekhyun tak sendiri melainkan disana ada 3 remaja yang seumuran dengannya.
‘bacon kenapa kau lesu sekali?’ tanya seorang yeoja yang bernama han ahyoung. ia satu- satunya yeoja yang ada di ruangan itu. Baekhyun tak langsung menjawab pertanyaan ahyoung. ia lebih memilih untuk duduk di sofa empuk di samping namja tampan yang sedang memakai aerphone.
‘mungkin dia ditolak lagi’ ucap namja yang berada di sebelah baekhyun yang bernama jeon jungkook. Baekhyun diam
   

‘mwo... lagi?’ ucap taehyung, namja yang sedang membawakan banyak sekali makanan ringan di sebuah nampan.
Bakhyun hanya menatap teman-temannya itu malas. Jungkook, ahyoung, dan taehyumg sudah sangat hafal dengan tingkah baekhyun yang selalu mengejar yeoja yang sangat dan mereka juga sangat hafal dengan baekhyun yang selalu di tolak.
‘dia tak menolakku, tapi dia menerimaku’ ucap baekhyun. Mereka bertiga menatap baekhyun tak percaya. Mereka tak percaya jika baekhyun akan diterima oleh yeoja yang telah membuat baekhyun menjadi semakin aneh dimata mereka bertiga. Jungkook langsung memeluk baekhyun erat dan di ikuti oleh ahyoung dan taehyung. Mereka sangat senang jika kali ini baekhyun tak di tolak untuk sekian kaliannya.
‘tapi’ ucap baekhyun membuat ketiga temannya menatapnya bingung.
‘tapi dia hanya pura-pura menerimanku dan kami hanya berpura- pura berpacaran’ ahyoung, jungkook dan taehyung menatap baekhyun kasihan. Mereka sangat kasihan dengan kisah cinta seorang byun baekhyun.
Agar tak membuat baekhyun semakin terluka mereka bertiga mengadakan sebuah pesta kecil untuk baekhyun. Baekhyun menatap ketiga temannya dengan penuh bahagia. Ia sangat bahagia karena memiliki teman-teman yang sangat peduli dan sayang kepadanya.
-
-
-
-
Hyemin menatap bintang dilangit dengan tak semangat. Ia kini berada di balkon kamarnya.
Hyemin pov
Tuhan apakah aku sangat jahat?. aku merasa sangat jahat terhadap baekhyun. Sungguh aku tak pernah ingin mempermainkan perasaannya, tapi aku tak tahu apakah dia adalah yang terbaik untukku.
Aku memandangi ribuan bintang yang ada dilangit, aku melihat cahaya mereka sangat terang dan aku dapat merasakan kedamaian yang ada disana. Aku membuang nafasku kasar. Entah kenapa hatiku merasa sakit saat memikirkan perkataanku pada baekhyun.
Aku merasa telah menjadi yeoja yang sangat jahat. aku tahu jika ia mencintaiku tulus tapi aku tak pernah mencintainya. Setiap kali dia menyatakan perasaanya kepadaku aku selalu menolakknya dan aku beranggapan jika aku sangat membencinya. Bukannkah aku sangat jahat?.
Hyemin kau benar-benar yeoja paling jahat. aku memukul- mukul kepalaku sendiri seolah aku adalah manusia paling jahat di dunia.
Aku berfikir jika aku akan meminta maaf kepada baekhyun, tapi aku takut jika baekhyun malah membenciku.
Hyemin pov end
-
-
-
-
Di atap sekolah hyemin tengah menatap baekhyun dengan rasa bersalah. Tadi hyemin menyuruh baekhyun untuk menemuinya di atap. Dan disinilah mereka berdua, di atap yang sangat sepi.
‘apa yang ingin kau katakan padaku?’ tanya baekhyun to the point. Hyemin mendekatkan dirinya kepada baekhyun sedangkan baekhyun ia mundur agar tak terlalu dekat dengan hyemin seolah ia sedang menghindari hyemin.
Hyemin membuang nafasnya kasar saat melihat baekhyun menjauh darinya.
‘baekhyun aku minta maaf karena aku telah mempermainkan perasaanmu. Awalnya aku tak menyukaimu dan aku sangat membencimu itu semua karena kau telah merebut posisiku di urutan pertama. Dan aku sangat bersalah karena aku telah mempermainkan perasaanmu’ baekhyun terdiam. Ia tak percaya jika hyemin kekasih pura-puranya tengah meminta maaf kepadanya.
‘aku ingin kau memaafkanku dan ayo kita menjadi sepasang kekasih yang sebenarnya dan bukan sepasang kekasih pura-pura. Aku janji aku akan berusaha mencintaimu. Mari kita berpacaran’ hyemin tersenyum tulus. Chu.... hyemin mencium baekhyun lembut. Dan baekhyun sangat terkejud dan tak percaya dengan apa yang tengah dilakukan hyemin kepadanya. Wajah baekhyun seketika merah. Hyemin melepasakan ciumannya dan ia terkekeh saat melihat wajah merah baekhyun.
‘apa yang kau tertawakan?’ teriak baekhyun yang terdengar sangat gugup
‘karena wajah merahmu ini’ hyemin menunjuk wajah baekhyun yang sangat merah dan terlihat gugup.
‘yak...’
‘jadi kau mau memaafkanku?’
‘awalnya aku akan memaafkamu tetapi sepertinya tidak jadi’ hyemin mengecup bibir baekhyun lagi membuat baekhyun harus menahan rasa gugup dan detak jantungnya yang tak bisa diajak kompromi.
‘oh ayolah changgi-ah’ rayu hyemin dengan wajah yang di imutkan. Baekhyun menatap hyemin dan mengguk dan tersenyum penuh bahagia.

‘bagaimana?’ tanya taehyung. Taehyung, jungkook dan ahyoung kini tengah memata-matai baekhyun dan hyemin di sebuah mobil yang tak jauh dari sekolah baekhyun.
‘kita berhasil’ ucap ahyoung dengan senyum yang mengembang.

Falsback on
Hyemin masih setia dengan memandangi bintang dan berfikir bagaimana caranya untuk meminta maaf kepada baekhyun, sampai pintu kamarnya diketuk oleh oemmanya.
‘hyemin ada temanmu’
‘siapa oemma?’
‘oemma tak tahu tapi mereka bertiga, 2 namja dan 1 yeoja’
‘hmm, baiklah’ hyemin keluar dari kamarnya dan di ikuti oleh ny.kim. saat menemui teman yang di bicarakan oleh oemmnya, hyemin bingung pasalnya ia tak pernah memiliki teman selain enkyeung. Hyemin menatap bingung ketiga anak remaja didepannya.
‘apakah kalian mencariku?’ tanya hyemin hati-hati.
‘nde kami sedang mencarimu’ ucap ahyoung dengan senyum yang tak pernah luntur dari wajahnya.
‘ada apa kalian mencariku?’ entah kenapa hyemin merasa sedang di introgasi oleh ketiga orang didepannya.
‘ini tentang byun baekhyun teman kami’ jelas jungkook, dan diberi anggukan oleh ahyoung dan taehyung.
‘baekhyun?’
‘aku dengar kau adalah yeojachingu dari baekhyun. Kami harap kau dapat membahagiakan baekhyun, karena ia sangat mencintaimu. Apakah kau tahu jika setiap hari baekhyun selalu tersiksa saat kau selalu menolaknya dan saat kau menerimannya baekhyun sangat bahagia walaupun itu hanya pura-pura’ akting ahyoung seolah ia sangat sedih. Hyemin terdiam ia berfikir jika ia harus berbicara dengan baekhyun dan meminta maaf kepada baekhyun.
‘em baiklah besok aku akan berbicara dengannya’ mereka bertiga menatap hyemin dengan raut wajah yang sangat senang
‘jinja?’ ucap jungkook dan diberi anggukan oleh hyemin
‘wah... gomawo..’ histeris taehyung lalu memeluk hyemin dengan anarkis dan di beri hadiah jitakan yang sangat keras dari ahyoung dan juga jungkook.
Flasback of
Mereka bertiga merasa tak sia-sia telah mendatangi hyemin di rumahnya karena hasilnya adalah baekhyun dan hyemin telah resmi menjadi sepasang kekasih.
Cinta perlu pengorbanan, mau itu memelukan ataupun menjijikan yang terpenting adalah kau mendapat cinta yang kau mau.
KHOSIKUTE adalah yang dapat mewakili perasaanmu kepada seseorang yang kau cintai. Karena makna dari kata itu adalah aku menyukaimu. Jadi ucapkan kata itu kepada orang yang kau suka dan kau cintai
END


Khoisikute untuk semuanya..........^_^

FRIENDS



FRIENDS
 
Author: baconlu_7
Lenght: one shoot
Genre: friend ship, school life
Main cast: Park Chanyeol (EXO)
Byun Baekhyun (EXO)
Oh Sehun (EXO)
Kim Jong In (EXO)
Han Ahyoung (OC)
Support cast: EXO members
Rating: G
Summary: “jangan biarkan seorang yeoja membuat persahabatan kita hancur”

Seketika suasana di Firent Senior High School menjadi riuh karena kedatangan 12 namja keren dengan mobil sport mereka. Banyak yeoja yang berterika histeris tapi tidak bagi para namja yang lebih memilih pergi dari tempat itu. Mereka menyebut mereka adalah EXO.
Dengan kharisma yang mereka miliki mereka melangkah memasuki sekolah. Para yeoja tak berhenti-hentinya berteriak menyebutkan nama mereka. Teriakan itu menjadi lebih keras saat Kai memberikan kedipan mata yang sexy untuk mereka.
Mereka pergi ke kelas masing- masing. Chanyeol,Baekhyun,Sehun dan Kai berada di kelas 3-2. Kris,Luhan,Xiumin,Suho berada di kelas 3-1. Dan Chen, Tao, D.O, Lay berada di kelas 3-4. Mereka berpisah di tangga yang membatasi antara kelas 3-1 dan 3-3.
Baekhyun,Sehun,Chanyeol,dan Kai memasuki kelas yang masih sepi itu. Maklum saja mereka tadi membuat sedikit keributan diluar sehingga semua penggemar mereka pergi untuk melihat mereka.

“morning guys” salam jang saem. Semua murid mendadak memperhatikan saem mereka itu. Tak lama jang saem memanggil seorang dari luar. Semua penasaran siapa anak baru itu apakah yeoja atau namja. Dan ternyata anak baru itu adalah seorang yeoja. Ia masuk kedalam kelas dengan anggunnya, bak seorang model.
“annyoehaseo na Han Ahyoung imnida” ucap yeoja itu lembut. Kai terus menatap yeoja itu. Menurut Kai yeoja itu sangat menarik. Berbeda dengan Kai, Chanyeol lebih memilih untuk diam. Sebenarnya ia juga merasa jika ia tertarik dengan Ahyoung. sedangkan Baekhyun dan Sehun, mereka saling berpandangan dan mulailah persaingan antara mereka.
“kau bisa duduk di sebelah Chanyeol” Ahyoung menuruti perintah jang saem. Saat duduk di sebelah Chanyeol tak sengaja mereka saling bertatapan. Jantung Ahyoung berdegup tak karuan, ia akui ini baru pertama kali ia merasakan ini.
“sekarang buku kimia kalian” perintah jang saem. Mau tak mau semua membuka buku kimia itu. Ahyoung terlihat kebingungan. Ia memeriksa tasnya dan ia tak menemukan buku kimia itu. Oh ia baru ingat jika ia tak membawa buku itu. Melihat raut kebingungan dari wajah Ahyoung, Chanyeol memutuskan untuk bertanya.
“apa kau tak membawa buku kimia?” mendengar pertanyaan Chanyeol Ahyoung langsung mengangguk. Chanyeol menggeser buku miliknya ketengah agar Ahyoung dapat melihat juga. Dan sekarang mereka membaca buku itu dengan perasaan yang belum pernah mereka rasakan. Rasannya banyak sekali yang berterbangan di perut mereka.
Kai, Baekhyun,Sehun yang melihat merasa kesal dengan Chanyeol. Mereka bertiga juga ingin sepertinya. Mereka bertiga terus memperhatikan pasangan itu dengan kesal. Bahkan Sehun menggigit pulpennya sendiri.  

Bel istirahat mulai bersuara. Semua murid FSHS langsung pergi menuju kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar. Baekhyun,Sehun dan Kai buru-buru berjalan mendekati meja Ahyoung dan Chanyeol. Mereka langsung mengajak Ahyoung dan disambut hangat oleh yeoja itu. Baekhyun menarik tangan Ahyoung agar teman-temannya tidak mendahuluinya.
Di kantin mereka menuju tempat biasa EXO makan. Awalnya para members EXO bingung dengan yeoja yang dibawa oleh Baekhyun. Tapi setelah Sehun menjelaskan siapa Ahyoung mereka menyambut yeoja itu ramah. Banyak yeoja yang melihat terlihat iri dengan murid baru itu. Bagaimana tidak, murid baru sudah diberi tempat khusus di EXO sedangkan mereka?.
“kau mau pesan apa?” ucap Kai, Chanyeol,Baekhyun dan Sehun bebarengan. Member lain mengerutkan kening mereka bingung. Tak biasannya mereka berempat kompak begini. Ahyoung tersenyum menanggapi kelucuan Sehun,Chanyeol,Baekhyun dan Kai.
“terserah saja” jawabnya lebut. Sehun langsung membeli makanan yang EXO pesan. Tak lama makanan itu datang bersama Sehun yang membawa. Sehun meletakkan makanan itu dan langsung diserbu oleh EXO. Ia memberikan jus jeruk untuk Ahyoung. ia membelikan jus jeruk itu karena ia bingung harus membelikan Ahyoung apa, dan ia memutuskan untuk membelikan jus jeruk karena semua orang menyuKainya.
Mereka semua terlibat dalam cerita yang menyenangkan. Sesekali mereka juga tertawa karena cerita yang di ceritakan oleh Luhan dan Sehun. Siapa sangka jika sedari tadi Chanyeol terus memperhatikan Ahyoung. saat melihat wajah yeoja itu Chanyeol merasakan ada kehangatan disana. Dan tak sengaja juga Kris memperhatikan tingkah Chanyeol terhadap Ahyoung. ia meyakini jika Chanyeol menyuKai Ahyoung.

Waktu pulang sekolah sudah berdetak. Ahyoung membereskan alat-alat tulisnya begitu juga dengan murid yang lain. Sudah beres, Ahyoung berpamitan kepada Chanyeol tapi ditahan oleh Chanyeol.
“mau aku antar?” tawar Chanyeol. Ahyoung menggeleng ia tak ingin merepotkan Chanyeol. Baekhyun,Sehun dan Kai langsung menyosor ke tempat Ahyoung dan Chanyeol.
“bagaimana jika aku saja” tawar Kai.
“mianhae, masih ada yang aku urus disini jadi kalian pulanglah dulu” Ahyoung tersenyum lembut lalu meningglkan kelas. Tak lama Ahyoung pergi, mereka berempat juga pergi.
Di parkiran para members EXO menunggu kedatangan Chanyeol,Sehun,Kai dan Baekhyun. Mereka selalu berangkat dan pulang bersama makannya mereka selalu menunggu jika ada salah satu dari mereka yang masih ada kegiatan di sekolah.
“kajja” ucap Xiumin. Ia memasuki mobil miliknya di ikuti semua members. Kendaraan milik EXO mulai meninggalkan FSHS.

Tok tok
“masuk” Ahyoung memasuki ruangan itu yang adalah ruangan kepala sekolah. Di dalam ia dapat melihat seorang yeoja yang umurnya kurang lebih 40 th. Ahyoung memberikan salam. Kepala sekolah itu menyuruh Ahyoung duduk. Ahyoung langsung duduk. Ia dapat melihat raut wajah serius di wajah kepala sekolah itu
“saya datang untuk menyerahkan surat kepindahan saya” ucap Ahyoung. kepala sekolah itu mengangguk.
“aku ingatkan sekali lagi jika kau dipindahkan ke sekolah ini untuk membut sekolah ini menjadi sekolah dengan predikat no 1”tegas kepala sekolah. Ahyoung mengangguk. Ia tak boleh lupa dengan tugasnya itu.
 “kau boleh pulang” Ahyoung bangkit dari duduknya. Tak lupa ia memberi hormat kepada kepala sekolahnya itu.
Disepanjang koridor entah kenapa perasaanya sangat bersalah terlebih ia sangat bersalah terhadap EXO dan murid lainnya.
Sebenarnya ia adalah murid yang dibeli oleh FSHS. Ia ditugaskan untuk membuat sekolah ini menjadi sekolah go internasional. Awalnya ia menolaknya tapi mau bagaimana lagi orang tuannya dan pihak sekolahnya mendesaknya agar menerimannya. Ahyoung adalah salah satu dari anak yang memiliki IQ yang tinggi. tanpa belajar ia dapat mendapat nilai 100 dan dengan sekali melihat ia dapat mengahafal semua yang ia lihat.
Kalian pasti berfikir jika orang tua Ahyoung sangat kejam. Kalian salah mereka melakukan ini untuk Ahyoung juga. Orang tuannya menginginkan Ahyoung memiliki temandan bukan sebagai yeoja pendiam,anti sosial dan masih banyak lagi. Mereka juga ingin Ahyoung menjadi yeoja yang mandiri dan mau bertanggung jawab.
Tapi itu malah membuat Ahyoung semakin bersalah dengan semuanya. Dan entah kenapa ia tak ingin Chanyeol mengetahuinya. Jika Chanyeol tahu ia tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.
Sesampainya di lobi ia dapat melihat masih banyak murid di sekolah. Ada yang tengah bermain basket, sepak bola dan masih banyak lagi. Byur...... hujan turun dengan deras membuat Ahyoung tak dapat pulang. Dan sialnya ia tak membawa payung. Tak lama ada sebuah mobil yang berhenti di depannya. Saat kaca mobil itu terbuka Ahyoung dapat melihat Chanyeol disana.
Flasback
Sesampainya di rumah Chanyeol teringat dengan Ahyoung. ia teringat jika yeoja itu masih di sekolah. Ada rasa untuk menghampirinya tapi ia tepis perasaan itu. Setelah berfikir lagi Chanyeol memutuskan untuk pergi menghampiri Ahyoung.
Tes tes air hujan mulai turun. Itu membuat Chanyeol khawatir dengan Ahyoung. ia khawatir jika yeoja itu basah terkena air hujan dan sakit. Sesampainya di sekolah ia dapat melihat Ahyoung yang tengah memandangi hujan. Ia melajukan mobilnya di depan Ahyoung
Flasback off
“cepat masuk” ujar Chanyeol. Ahyoung terlihat menimang-nimang ajakan Chanyeol. Tak lama Chanyeol keluar dari mobilnya dan menarik Ahyoung untuk masuk. Di dalam Chanyeol langsung menancapkan gas mobilnya.
“dimana rumahmu?” tanya Chanyeol tetap sambil menyetir. Ahyoung memberitahu alamat rumahnya ke Chanyeol.
Susana di dalam sana sangatlah sunyi. Tak ada yang memulai pembicaraan. Ahyoung yang setia untuk memandangi hujan di luar sana dan Chanyeol yang berkonsetrasi menyetir agar tak membuat ia dan yeoja di sampingnya kecelakaan.
Sesampainya di rumah dengan intrior minimalis Chanyeol mematikan mobilnya. Ia membukakan pintu untuk Ahyoung. bersyukur karena rumah Ahyoung memiliki garasi kosong di sana jadi mereka tak takut kebasahan.
“gomawo” Chanyeol terseyum hangat.
“kajja masuk” Ahyoung membukakan pintu untuknya dan Chanyeol.
Di dalam rumah itu terlihat sangat rapi dan bersih. Perabotan yang elegan dan tertata rapi membuat siapa saja di sana betah untuk tinggal. Chanyeol berdecak kagum dengan rumah milik Ahyoung.
“dimana orang tuamu?” ucap channyeol saat dia duduk di sofa tengah. Ahyoung yang berada di dapur tak langsung menjawab ucapan Chanyeol itu. Tak lama Ahyoung datang dengan membawa 2 gelas sirup dan bebrapa cemilan.
“mereka tinggal di mexico. Aku tinggal sendiri disini” jelas Ahyoung. Chenyeol mengangguk paham. Ia mengambil air yang diabuatkan untuknya.
Ahyoung memang tinggal sendiri di korea. orang tuannya tinggal di mexiqo dan oppanya tinggal di paris dengan keluarganya.
“apa kau tak kesepian?”
“aniya, awalnya aku memang kesepian tapi saat aku mengenalmu dan EXO aku tak lagi kesepian. Mereka sudah aku anggap sebagai keluargaku”. Chanyeol terpukau dengan kecantikan Ahyoung. sedari tadi ia terus menatap wajah yeoja itu.
“jika kau kesepian kau bisa menyuruh anak-anak EXO bermain di rumahmu” wajah Ahyoung seketika berseri-seri. Ia sangat senang jika ada yang mau bermain di rumahnya. Ahyoung mengangguk senang. Melihat itu Chanyeol merasa sangat senang.

Sudah sebulan Ahyoung bersekolah, mengenal EXO dan sudah sebulan juga ia telah menyembunyikan identitas aslinnya.. Dari hari ke hari ia merasa bersalah dengan EXO. Menurutnya ini sudah sangat membuatnya tak dapat tidur nyenyak. Dan ia juga tak tahu jika ada sebuah persaingan di antara persahabatannya dengan EXO. Siapa lagi jika bukan Chanyeol,Baekhyun,Sehun dan Kai yang bersaing untuk merebut hati Ahyoung.

Hari ini Baekhyun ingin mengungkapkan perasaanya kepada Ahyoung. ia sudah menunggu Ahyoung di taman belakang sekolah. Setelah menunggu akhirnya Ahyoung datang. Terlihat kehangatan di wajahnya.
“Baekhyun ada apa?” tanya Ahyoung. Baekhyun menahan detak jantungnya agar tak terdengar oleh Ahyoung. ia menarik nafasnya panjang.
Tanpa mereka ketahui Sehun,Kai, Chanyeol, Luhan dan Kris juga berada disana. Mereka bersembunyi di balik tembok yang tak jauh dari tempat Baekhyun dan Ahyoung.
“aku mencintaimu, maukah kau menjadi yeojachinguku?” bak tersambar petir Chanyeol,Kai dan Sehun langsung melotot mendengar perkataan Baekhyun. Mereka tak tahu jika ternyata Baekhyun juga mencintai Ahyoung. Ahyoung terlihat bingung, jujur ia tak memiliki perasaan kepada Baekhyun ia hanya memiliki perasaan sebatas teman saja tidak lebih.
“a-aku mianhae Baekhyun aku tak bisa menerimamu” terlihat ada kekecewaan di wajah Baekhyun. Dan ada kelegaan di hati Kai, Sehun dan Chanyeol.
“wae?” Ahyoung membuang namafasnya panjang. Ia bingung, ia tak mungkin mengatakan jika ia lebih mencintai Chanyeol.
“itu karena aku telah mencintai orang seseorang” seketika hati Kai,Baekhyun,Chanyeol,dan Sehun merasa tengang. Berbeda dengan Luhan dan Kris yang bingung oleh tingkah mereka berempat.
Sebenarnya sejak kehadiran Ahyoung, mereka dapat meilhat ada persaingan antara Chanyeol,Sehun,Kai dan Baekhyun. Tapi mereka tepis pikiran itu. Menurut mereka satu jeoja tak dapat membuat persahabatan itu putus.
“nugu?” bagaikan di dituduh, Ahyoung tak dapat menjawab pertannyaan Baekhyun. Ia tak ingin membuat luka dihati namja itu.
“nugu?” Baekhyun mulai berteriak. Ia sangat penasaran siapa yang dicintai Ahyoung. ia menebak-nebak apakah Sehun yang selalu memberikan perhatian lebih padanya. Ataukah Kai yang selalu memberikan senyum hangat. Dan ataukah Chanyeol yang selalu memperhatikannya.
“dia-”
“cepatlah katakan siapa dia” Baekhyun mulai tak sabar dengan jawaban dari Ahyoung
“tapi kau janji kau tak boleh marah ataupun membenciku dan dia” Baekhyun mengangguk dan mengangkat tangannya sebagai simbol janji.
“hai ada apa?” Chen menyentuh pundah Kris dan itu membuat Luhan,Kris,Chanyeol,Kai dan Sehun terkejud dengan kedatannya, Xiumin,Lay,Tao ,Suho,D.O. Luhan mengintrupreksi agar mereka semua diam.
Ahyoung menarik nafasnya panjang.
“dia adalah park Chanyeol” seketika semua melotot terkejud. Mereka terkejud dengan ucapan Ahyoung. mereka tak percaya dengan ucapan Ahyoung. ada rasa sakit dihati Baekhyun,Sehun dan Kai dengan ucapan Ahyoung. mereka tak percaya jika ternyata Ahyoung lebih memilih Chanyeol. Chanyeol? Dia terlihat senang tapi melihat susana yang tak memungkinkan ia harus ber akting agar ia tak terlihat bahagai.
“mwo...” teriak mereka semua. Ahyoung dan Baekhyun langsung melihat sekitar dan betapa terkejudnya mereka melihat EXO berada di balik tembok. Seketika ada rasa tak enak di hati Ahyoung. ia takut jika EXO akan menjauhinya bahkan membencinya.
Mereka semua maju untuk mendekati Baekhyun dan Ahyoung. terlihat diwajah Ahyoung dia sangat menyesal mengatakan itu. Dan terlihat tak percaya di raut wajah EXO. Sehun mendekati Baekhyun. Ia menatap Ahyoung tak percaya.
“apa kau serius dengan apa yang kau katakan?” pertanyaan Sehun sukses membuat lidhnya kelu. Ia tak dapat menjawab pertanyaan itu.
“sudahlah hun bukankah dia sudah bilang jika ia mencintai Chanyeol” ucapan Kai bagaikan mengiris hati Ahyoung. rasanya sangat sakit.
“Kai...” ucap Ahyoung. Kai tersenyum lembut ia menangkup pipi Ahyoung.
“percayalah kau tak perlu memikirkan yang tidak-tidak sekarang berbahagialah dengan Chanyeol” Kai menatap Chanyeol. Ia tetap terseyum walaupun hatinya sangat sakit. Tak terasa air mata Ahyoung jatuh. Ia menagis bukan karena sedih ia menangis karena ia sangat senang karena ia tak dibenci oleh teman-temannya.
“kau jangan menangis jika kau menangis kita semua akan sedih” Kai mengusap air mata Ahyoung dengan lembut.
“yeol cepatlah ungkapkan perasaanmu aku tahu jika kau mencintai Ahyoung” ucap Kris. Chanyeol tak tahu dia harus apa. Ia tak tahu bagaimana Kris bisa mengetahui jika ia mencintai Ahyoung.
“cepatlah yeol” ucap Luhan. Seketika semua berteriak “ayo...ayo...ayo...” Chanyeol menggaruk tengkuknya yang tak gatal itu. Ia mentap Ahyoung.
“saranghae” Chanyeol langsung memeluk Ahyoung. terdengar tepuk tangan dari EXO. Mereka semua sangat bahagia. Tapi hati Ahyoung masih belum merasa lega. Ia merasa jika ia harus memberitahu yang sebenarnya.
“aku...” ucap Ahyoung membuat semua terdiam. Semua menatap Ahyoung bingung.
“ada apa?” ucap Chanyeol lembut.
“aku aku ingin memberitahu jika aku bukanlah yeoja yang baik untuk mu dan kalian. Karena akulah adalah seorang penipu” semua menyeritkan dahinya bingung dengan perkataan Ahyoung. bagaimana bisa seorang yeoja mengatakan jika dirinya adalah seorang penipu.
“penipu?” ucap Luhan bingung. Ia pikir mana mungkin Ahyoung seorang penipu. Ahyoung mengangguk. Dan itu membuat semua semakin bingung
“sebenarnya aku telah menipu kalian semua dan semua murid disini. Sebanrnya aku adalah yeoja yang di beli sekolah untuk membuat sekolah ini menjadi sekolah no 1. Jujur aku tak ingin melakukannya tapi orang tuaku dan pihak sekolah memaksaku untuk melakukannya” air mata Ahyoung mulai menetes lagi. Dengan lembut Chanyeol menghapus air mata yang keluar dari mata kekasihnya. Ahyoung menatap Chanyeol bingung. Ia pikir Chanyeol akan marah dan membencinya.
“kalian tak marah atau membenciku?” ucap Ahyoung. semua tersenyum. Untuk apa marah jika ini hala yang terbaik untuk sekolah mereka.
“untuk apa kami marah justru kami bangga kepadamu karena kamu sekolah kita menjadi sekolah go internasional. Walau bukan dengan jalan yang baik” ucap Kris membuat hati Ahyoung lega. Ia sangat lega dengan ucapan Kris.
“jadi jangan pernah menteskan airmata ini lagi dan jangan pernah merahasiakan sesuatu kepada kami oke” Chanyeol menangkup pipi chubi Ahyoung. mereka semua kembali tersenyum bahagia.

Malam harinya mereka membuat pesta untuk pasangan baru itu. Semua terlihat menikmati pesta itu. Pesta itu terlihat meriah dengan penampilan Baekhyun, dan members yang lain.
Ting tong....
Seketika pesta berhenti mendadak. Ahyoung menuju pintu untuk melihat siapa yang datang. Begitu pintu terbuka ia dapat melihat sepupunya Shin Jira datang. Jira langsung memeluk sepupunya itu.
“tebak. Mulai sekarang aku akan tinggal dengan mu” mereka berdua terlihat senang sekali. Ahyoung mengajak sepupunya itu untuk bergabung dengan pestanya dan Chanyeol. Begitu Ahyoung masuk tatapan Kai,Baekhyun dan Sehun kembali sama seperti awal mereka bertemu dengan Ahyoung.
“annyeohaseo na Shin Jira imnida” salam jira hangat.
END